Pertunjukan Lakon Tanpa Gerak

Pertunjukan lakon tanpa gerak dalam bahasa Indonesia disebut dengan tablo. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) tablo/tab┬Ělo/ adalah noun (kata benda) untuk pertunjukan lakon tanpa gerak atau tanpa dialog.

Drama berdasarkan etimologi (asal usul bentuk kata) kata drama berasal dari bahasa Yunani dram yang berarti gerak. Tontonan drama memang menojolkan percakapan (dialog) dan gerak-gerik para pemain (acting) di panggung. Drama sering disebut disebut sandiwara atau teater. Kata sandiwara berasal dari Jawa sandi yang berarti rahasia dan warah yang berarti ajaran. Sandiwara bearti ajaran yang disampaikan secara rahasia atau tidak terang-terangan. Mengapa? Karena lakon drama sebenranya mengandung pesan/ajaran (terutama ajaran moral) bagi penontonnya. (Asul Wiyanto, 2007 : 1-2).

Drama dan teater sama-sama mempunyai fungsi yaitu memperlihatkan adegan-adegan dalam pementasan untuk menyampaiakan amanat yang diperagakan oleh para tokoh. Sehingga para penonton menikmati dan berpikir bahwa dalam pementasan tersebut mengandung unsure-unsur kehidupan seperti agama, sosial, ekonomi, percintaan, budaya, dan perilaku dalam kehidupan.

Drama tablo adalah jenis drama yang mengutamakan gerak. Para pemainnya tidak mengucapkan dialog, tetapi hanya melakukan geerakan-gerakan. Jalan cerita dapat diketahui lewat gerakan-gerakan itu.

Tags:
Pertunjukan Lakon Tanpa Gerak | admin | 4.5
error: Content is protected !!